Pasaman Barat, smartsumbar.com, Seiring perjalanan waktu, dan saat ini telah berada dalam realisasi anggaran triwulanan IV 2026. Sementara alokasi anggaran 2027, tinggal beberapa minggu lagi. Seiring hal itu, sudah pantas dan wajar, pembahasan anggaran 2027, dimulai. Sehingga tidak terjadi hal tidak diinginkan pada pelaksanaan anggaran (APBD) 2027 nantinya.
Selain tim Banggar (Badan Anggaran) DPRD Pasaman Barat, rapat bersama ini juga diikuti Sekretaris Daerah (Sekda), Doddy San Ismail, selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bersama OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan pihak terkait lainnya.
Anggota DPRD dari Fraksi PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Pasaman Barat, Sulaiman, katakan, pembahasan RAPBD Pasaman Barat tahun 2027, tentu berawal dari penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Pasaman Barat dari TAPD, selanjutnya disampaikan bupati dihadapan Tim Banggar DPRD.
Rommy Candra, dari Fraksi Partai Golkar, katakan, sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku, setiap nota KUA PPAS telah disampaikan dan stafnya dimiliki setiap anggota Tim Bamus DPRD, baru ada pembahasan hingga ada kesepakatan dan penetapan RAPBD 2027 dimaksud menjadi APBD.
Sesuai perjalanannya, ulas anggota dewan dari daerah pemilihan (Dapil) I itu, tentu akan ada masa pembahasan, usul dan masukan serta masa jawaban dari pihak eksekutif, apakah bupati, wakil bupati atau sekretaris daerah yang mewakili bupati, sesuai jadwal yang ditentukan.
Sesuai ketentuan peraturan dan perundang-undangan, ulasnya, dari tahap pembahasan (ada masukan dan jawaban) hingga waktu penetapan atau pengesahan APBD Tahun Anggaran 2027 paling lambat dilakukan pada 30 November 2026 yang akan datang.
Jadwal spesifik pelaksanaan rapat Banggar dapat berbeda-beda di tiap kabupaten/kota atau provinsi, bergantung pada penyesuaian agenda dari Badan Musyawarah (Bamus) DPRD masing-masing daerah. Pihaknya berharap, pembahasan, mekanisme jalannya rapat pembahasan anggaran, berjalan sesuai mekanisme, jadwal dan ketentuan yang ditetapkan secara bersama. (gmz)


