Ketua SEMMI Pasaman Barat, sampaikan kritisi Setahun Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat, smartsumbar.com, - Aktivis Serikat M...
![]() |
| Ketua SEMMI Pasaman Barat, sampaikan kritisi Setahun Kinerja Bupati dan Wakil Bupati |
Pasaman Barat, smartsumbar.com, - Aktivis Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Cabang Pasaman Barat, Sabtu (28/3) sampaikan aspirasi sekaligus soroti kinerja bupati dan wakil bupati Pasaman Barat di halaman kantor bupati, Simpang Empat.
Penyampaian aspirasi sekaligus menyoroti kinerja pemerintah daerah (Pemda) Pasaman Barat, seiring telah setahun masa kepemimpinan Bupati, Yulianto bersama Wakil Bupati, M. Ihpan di kabupaten pemekaran dari Kabupaten Pasaman ini.
Aktivis SEMMI Cabang Pasaman Barat menilai, bahwa kinerja Yulianto dan M. Ihpan, belum menunjukkan progres signifikan. Berbagai janji kampanye yang mereka sampaikan, sebelum keduanya dilantik dinilai, belum terealisasi secara nyata.
“Sejumlah program unggulan yang menjadi harapan masyarakat saat kampanye, seperti peningkatan layanan kesehatan gratis, pendidikan gratis 12 tahun, pemberdayaan ekonomi masyarakat", kata Ketua Umum SEMMI Cabang Pasaman Barat, Odi Eka Saputra, melalui orasi pada kesempatan itu.
Hingga saat ini, ulasnya, gombalan Yulianto dan M. Ihpan kepada warga se Pasaman Barat belum memberikan dampak konkret di tengah masyarakat. Yang ada hanya harapan dan belum pernah terwujud.
Alih-alih menunjukkan capaian, pemerintah daerah, kata Odi Eka Saputra, justru dinilai lebih banyak melakukan kegiatan yang bersifat seremonial atau bersifat resepsi, tanpa output atau hasil yang jelas di tengah masyarakat.
“SEMMI Pasaman Barat menilai, alasan “efisiensi anggaran” secara nasional, kerap dijadikan tameng untuk menutupi lemahnya implementasi program kerja. Padahal, publik membutuhkan bukti nyata, bukan sekadar narasi, apalagi alasan yang berulang. Ketidakhadiran kepala daerah dalam beberapa momentum penting, termasuk saat adanya penyampaian aspirasi mahasiswa, juga menimbulkan pertanyaan besar", ulas Odi.
Kecenderungan Pemda Pasaman Barat saat ini, ulasnya, lebih fokus pada kegiatan seremonial yang tidak berdampak langsung kepada rakyat. Sementara itu, persoalan mendasar seperti kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat belum menunjukkan perubahan signifikan.
SEMMI Pasaman Barat, tentu bersama semua pihak, terus mengawal dan mengkritisi setiap kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat. Selanjutnya mendesak bupati dan jajaran untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintahan, dan fokus pada realisasi program menyentuh kebutuhan masyarakat, tambah Odi Eka Saputra mengingatkan. (gmz)

