-->

Iklan

Getri Ardenis Apresiasi Ponpes ZAMIGA yang Terus Lahirkan Generasi Qur'ani

Selasa, 28 April 2026, Selasa, April 28, 2026 WIB Last Updated 2026-05-04T16:56:59Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

 Dr. Getri Ardenis, S.Ag., MA


PASAMAN BARAT, smarsumbar.com — Staf Ahli Bidang Keagamaan dan Kesra Kabupaten Pasaman Barat, Dr. Getri Ardenis, S.Ag., MA mengapresiasi Pondok Pesantren ZAMIGA yang dinilai terus berupaya melahirkan generasi Qurani melalui pendidikan berbasis pesantren dan tahfiz Al-Qur’an.


Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Wisuda Tahfiz Al-Qur’an ke-3 sekaligus perpisahan siswa kelas akhir Pondok Pesantren ZAMIGA, Senin (27/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Getri Ardenis hadir mewakili Bupati Pasaman Barat yang berhalangan hadir karena sedang melaksanakan tugas luar daerah.






“Dengan Al-Qur’an, dengan membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an, sangat diharapkan lahir di kalangan anak didik seperti di Ponpes ZAMIGA ini. Mudah-mudahan ke depan mereka mengetahui mana yang boleh dan mana yang tidak boleh, mana yang halal dan mana yang haram. Tentunya akan berbeda anak-anak kita yang tamat dari sekolah berbasis pesantren seperti ini,” ujarnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Koto Balingka Armaison, S.Sos, Kepala KUA Koto Balingka Abdi, S.Ag., MH, PJ Wali Nagari Parit Samsul Bayan, S.Pd, beserta sejumlah undangan lainnya.




Dalam sambutannya, Getri Ardenis juga menyampaikan bahwa Pondok Pesantren ZAMIGA telah membuka pendaftaran peserta didik baru, baik untuk jenjang madrasah maupun sekolah menengah kejuruan.


“Mari kita masukkan anak-anak kita ke sekolah ini, ke pondok pesantren ini, karena kita lihat sudah banyak anak-anak yang berhasil dan sukses di sini. Kita buka seluas-luasnya akses pendidikan bagi anak-anak kita,” katanya.


Menurutnya, masyarakat tidak harus jauh-jauh menyekolahkan anak ke Simpang Empat ataupun ke Kota Padang karena di daerah sendiri sudah tersedia lembaga pendidikan yang berkualitas.






“Manfaatkan lembaga pendidikan yang ada di daerah kita ini,” ajaknya.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini pemerintah telah memberikan kesempatan pendidikan yang semakin luas bagi generasi muda.


“Kalau kita renungkan, sebenarnya kita iri dengan anak-anak sekarang. Dulu untuk sekolah saja banyak yang harus berjalan kaki dan penuh keterbatasan. Sekarang kesempatan pendidikan sudah jauh lebih terbuka,” tuturnya.






Sebelumnya, Pimpinan Yayasan ZAMIGA, Irti Zamin, SS menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir, baik yang mewakili Bupati Pasaman Barat, Camat Koto Balingka, pihak KUA, wali nagari, maupun seluruh wali murid yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.


Dalam sambutannya, Irti Zamin juga mengucapkan selamat kepada para wisudawan tahfiz atas prestasi yang telah diraih hingga mampu menyelesaikan hafalan satu hingga dua juz Al-Qur’an.


 Urti Zamin, SS


“Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah berjuang hingga mampu menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Ini menjadi kebanggaan bagi orang tua, guru, dan juga pondok pesantren,” ujarnya.


Kepada siswa kelas akhir SMK TI ZAMIGA, ia berharap agar tetap melanjutkan perjuangan setelah tamat sekolah, baik dengan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja.


“Jangan berhenti sampai di sini. Teruslah melangkah, apakah nanti melanjutkan kuliah ataupun mencari pekerjaan, semoga semuanya sukses dan membawa nama baik almamater,” katanya.




Ia juga menyampaikan bahwa meskipun di ZAMIGA terdapat berbagai program gratis seperti bebas uang SPP, uang pembangunan, biaya asrama, hingga uang pembina asrama, namun berkat dukungan semua pihak berbagai kegiatan pendidikan tetap dapat berjalan dengan baik.


“Alhamdulillah, walaupun banyak program gratis di ZAMIGA, berkat dukungan bersama seluruh kegiatan tetap dapat dilaksanakan dengan baik,” tambahnya.


Selain program tahfiz Al-Qur’an, ZAMIGA juga memiliki berbagai program pengembangan bakat dan karakter siswa seperti pramuka, olahraga, drumband, seni tari, rebana, dan berbagai kegiatan ekstrakurikuler lainnya. *** irz


















Komentar

Tampilkan

Terkini