Pasaman Barat, smartsumbar.com, - Ribuan santri berbagai pondok pesantren (Ponpes) se Pasaman Barat, Rabu (22/10) mengikuti upacara bendera peringatan hari santri tahun 2026 di halaman Ponpes Darul Ulum Muaro Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Pasaman Barat.
Bertindak sebagai pembina upacara, Bupati, diwakili Sekda, Doddy San Ismail, Anggota DPRD, Netti Ekawati, Kepala Kantor Kementerian Agama, Thomas Febria, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Ronaldi, Kapolres, kepala madrasah negeri dan swasta, pimpinan pondok pesantren, camat, unsur Forkopimca, dan undangan.
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, melalui sambutan tertulis dibacakan Sekda, Doddy San Ismail, menyampaikan, tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan” Tema ini merupakan bentuk penegasan, bahwa santri masa kini memiliki tugas mulia, untuk meneruskan perjuangan pendahulu, yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa.
Jika pendahulu bangsa,ulas Menteri, berjuang melawan penjajah dengan angkat senjata dan dengan bertumpah darah. Maka perjuangan para santri saat ini adalah melawan kebodohan dan kemunduran dengan cara angkat pena di bangku sekolah, melalui pondok pesantren yang ada.
Usai membacakan sambutan tertulis Menteri Agama RI, Doddy San Ismail, pada kesempatan yang sama mengajak seluruh santri untuk merengkuh masa depan dengan semangat dan penuh ketekunan, mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi hingga berinovasi, berkontribusi untuk meraih kegemilangan masa depan Indonesia, sesuai kemampuan yang ada.
Masa depan Indonesia, kata Doddy San Ismail, berada di pundak kalian para santri. Maka jadikan momentum ini untuk memperkuat komitmen para santri, merengkuh masa depan dan mewujudkan cita-cita bangsa.
Santri harus percaya diri karena santri bisa menjadi apa saja. Ada yang berlatar belakang santri bisa menjadi presiden, wakil presiden, menteri, birokrat, bahkan pengusaha.
Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Thomas Febria katakan, hari santri adalah milik semua golongan. Hari Santri juga milik seluruh elemen bangsa yang mencintai negaranya, milik mereka yang menjunjung nilai-nilai kebangsaan.
Ketua FKPP, Buya Busmel, mengakui, .momen hari santri tahun ini, dirangkai dengan beberapa kegiatan. Cabang olahraga, digelar tanggal 15 Oktober 2027, dipusatkan di Ponpes Subulussalam Simpang Empat. Kemah santri, diikuti 460 santri dari 17 pondok pesantren se Pasaman Barat, dilaksanakan dari hari Selasa hingga Rabu, 20 - 21 Oktober di bumi perkemahan Ponpes Darul Ulum Muaro Kiawai.
Puncak kegiatan, dalam bentuk upacara bendera peringatan hari santri di halaman pondok pesantren Darul Ulum Muaro Kiawai, dilaksanakan hari Kamis, 21 Oktober 2026, sekaligus penguman hasil kegiatan dan penyerahan hadiah kepada peraih prestasi. Momen hari santri tahun. Ini, diakhiri dengan foto bersama, dan acara keakraban. (gmz)


