![]() |
| Anggota DPD RI, Chindy, didampingi Bupati, Diwakili Sekda, Doddy San Ismail di Jambak Pasaman Barat |
Pasaman Barat, smartsumbar.com, Bupati, diwakili Sekda, Doddy San Ismail, atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat Pasaman Barat, menyampaikan apresiasi atas realisasi bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dan sarana perikanan untuk masyarakatnya.
Bantuan Alsintan dan sarana perikanan itu diserahkan, Cindy Monica Salsabila kepada Pemda Pasaman Barat, melalui Sekda, Doddy San Ismail di Jalur I Jambak, Luhak Nan Duo, Pasaman Barat, Sabtu (21/2).
Kunjungan kerja, Cindy Monica Salsabila, yang didamping Bupati, diwakili Sekda, Doddy San Ismail, dihadiri anggota DPRD
setempat dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pada kesempatan itu, menjadi ajang sinergi antara pemerintah pusat dengan daerah, dalam rangka memperkuat akses pertanian dan perikanan.
“Sistem bioflok lebih efektif dan efisien dibandingkan kolam tanah konvensional. Dengan sirkulasi oksigen yang optimal pada kolam bundar ini, hasil panen diharapkan lebih besar dalam waktu lebih singkat,” ujar Cindy Monica Salsabila.
“Kita ingin, generasi muda di Pasaman Barat berani menjadi entrepreneur yang mandiri dan inovatif. Sehingga mereka bisamandiri, melalui pemanfaatan sarana dan prasarana yang ada", kata Anggota DPD RI itu..
Khusus alsintan, ulas Cindy, untuk Kelompok Tani (Poktan) Bina Sehati di Karang Rejo, Desa Baru Barat, Kecamatan Ranah Batahan. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya modernisasi pertanian sekaligus percepatan pemulihan lahan terdampak bencana banjir dan longsor.
Sekda, Doddy San Ismail mengatakan, bantuan ini merupakan tindak lanjut dari usulan Pemkab Pasaman Barat kepada kementerian teknis melalui mekanisme pokok pikiran (pokir) anggota DPR RI, asal Sumatera Barat, Chindy.
“Alhamdulillah, hari ini dapat direalisasikan untuk masyarakat. Bantuan ini adalah hasil sinergi antara pemerintah daerah dan pusat,” ujarnya.
Menurut Doddy, dukungan ini sejalan dengan program prioritas Pemkab Pasbar dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan daerah, terutama pascabanjir dan longsor yang sebelumnya merusak ratusan hektare sawah, kebun, serta belasan saluran irigasi dan jembatan.
Bantuan alsintan, pra dan pascapanen tahun 2025 untuk Pasaman Barat sebanyak 43 kelompok tani, meliputi dua unit traktor roda dua, empat unit pompa air, 25 unit hand sprayer, serta dua unit combine harvester besar. Selain itu, disalurkan 15 ton benih jagung hibrida varietas Bisi 18 untuk lahan seluas 1.000 hektare yang dibagikan kepada 105 kelompok tani. (gmz)
