![]() |
| Kepala SMA Negeri 1 Gunung Tuleh, Yunarlis |
Pasaman Barat, smartsumbar.com, - Siswa yang diandalkan di setiap lembaga pendidikan, seperti SMA Negeri 1 Gunung Tuleh, tidak cukup hanya dengan mengandalkan kepintaran, tapi harus diiringi pengetahuan agama dan berakhlak.
Penjelasan ini disampaikan Kepala SMA Negeri 1 Gunung Tuleh yang baru, Yunarlis, usai serah terima jabatan (Sertijab) dirinya di SMA Negeri 1 Gunung Tuleh, Paraman Ampalu, Rabu (18/2).
Sebagus apapun lembaga pendidikan tertentu, jika peserta didiknya tidak mampu bersaing di peserta didik lain, malah alumninya tidak ada melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi paforit, berarti sekolah bersangkutan belum berkualitas.
Saat ini da ke depan, ulasnya, pintar saja tidak cukup untuk mencapai kesuksesan karena hanya berkontribusi sekitar faktor keberhasilan, sementara sisanya ditentukan oleh kecerdasan emosional, karakter, dan keterampilan sosial.
Menyikapi kondisi demikian, ulas Yunarlis, diiperlukan kombinasi antara kerja keras, ketekunan, integritas, dan kemampuan membangun jaringan (networking) untuk bertahan dan berhasil.
Berikut adalah alasan mengapa pintar saja tidak cukup.
Kecerdasan Emosional (EQ) Lebih Penting: Kemampuan mengelola emosi diri sendiri dan orang lain (interpersonal) seringkali lebih krusial daripada sekadar IQ.
Karakter dan Etika: Kejujuran, kedisiplinan, dan sikap tidak mudah putus asa adalah bagian dari karakter yang menentukan kesuksesan.
Skill Bertindak, Bukan Hanya Berpikir: Orang pintar seringkali menghabiskan terlalu banyak waktu untuk berpikir dan kurang bertindak (eksekusi), atau sulit menerima kritik.
Kemampuan Sosial (Networking): Kepercayaan orang lain dan kemampuan bekerja sama lebih diutamakan daripada sekadar ijazah atau nilai akademik.
Kebutuhan akan Hikmat: Kepintaran tanpa hikmat bisa berbahaya, karena hikmat membantu membedakan yang benar dan salah. (gmz)
