![]() |
| Pengurus AJO PASBAR saat di rumah Asnawi Harahap |
Pasaman Barat, smartsumbar.com, - Wartawan senior Pasaman Barat, Asnawi Harahap, katakan, selagi berita yang diperoleh benar, akurat dan lengkap, maka berita bersangkutan wajib bagi wartawan untuk mempublikasikannya melalui media yang bersangkutan.
"Publik harus tahu setiap peristiwa yang terjadi di instansi pemerintah, swasta dan berkaitan dengan lembaga publik lainnya", kata Asnawi Harahap saat menerima Ketua bersama rombongan AJO PASBAR di kediamannya, Durian Tigo Batang, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat", katanya.
Terjadinya kasus dugaan korupsi atau penyalahgunaan wewenang di instansi pemerintah, apakah lembaga publik, apakah di dinas, badan atau instansi pemerintah lainnya.
Sebagai wartawan, ulas Asnawi, pada setiap harinya tentu menjalankan profesinya sebagai peliput, pengolah, mengecek ulang selanjutnya mengirimkan naskah beritanya ke redaksi. Lalu, pihak redaksi menerbitkan atau mempublis berita yang bersangkutan, sesuai hari dan tanggal penerbitannya.
Kendati demikian, ingat Asnawi Harahap, agar tidak terjadi kesalahan dalam penulisan berita. Wartawan bersangkutan harus melakukan cek dan ricek terhadap akurasi, pemakaian tata behasa dan hal-hal lain dalam berita yang ditulis itu sendiri.
Di momen peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 tahun 2026, tambah Asnawi Harahap, dia berharap seluruh wartawan di Pasaman Barat terus berkarya maksimal, kompak dan saling ingat-mengatkan, saling bantu dan tingkatan kebersamaan antar sesama.
Rombongan AJO PASBAR, dipimpin Ketua Muhammad Fadli, diikuti Dewan Pakar, Gusmizar Wakil Ketua Wisnu Utama, Sekretaris Roni Pasrah dan Saipen Kasri, unsur pengurus dan anggota lainnya. Hal ini sebagai wujud kebersamaan dan solidaritas antar sesama wartawan bagi warga AJO PASBAR dengan senior jurnalis di Pasaman Barat.
Ketua AJO PASBAR, Muhammad Fadli, katakan, kunjungan ini adalah bentuk penghormatan sekaligus refleksi bagi generasi muda wartawan. Apalagi dalam suasana peringatan HPN ke-80 tahun 2026 ini.
“Pak Asnawi adalah ayah bagi kami. Beliau telah menunjukkan bagaimana jurnalis harus berani, ikhlas, dan konsisten dalam menyuarakan kebenaran. Kami ingin generasi muda wartawan Pasaman Barat belajar dari keteladanan beliau,” ujarnya.
Wakil Ketua Wisnu Utama, akui, momen HPN 2026, harus menjadi pengingat, pers bukan hanya tentang teknologi dan kecepatan, tetapi juga tentang integritas dan keberanian, sesuai aturan, kaedah dan ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan itu , AJO PASBAR, kepada Asnawi Harahap dan keluarga, diserahkan bantuan berupa sembako sebagai wujud kepedulian dan penghormatan. (gmz)

