-->

Iklan

45 Kepala SMK se Pasaman Barat, Ikuti Bimtek Jurnalistik

Kamis, 02 April 2026, Kamis, April 02, 2026 WIB Last Updated 2026-04-02T14:47:34Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Kepala SMK se Pasaman Barat, ikuti Halal bilhalal dan Bintek Jurnalistik 

 



Pasaman Barat, smarttsumbar.com, - Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Pasaman Barat berkolaborasi dengan Aliansi Kajian Jurnalistik Independent Indonesia (AKJII) setempat, Kamis (2/4) laksanakan kajian jurnalistik bersama 45 peserta di SMK Negeri 1 Lembah Melintang, Ujung Gading.


Ketua MKKS SMK Pasaman Barat, Desman, sampaikan, ilmu pengetahuan dan hal-hal yang berkaitan dengan  jurnalistik penting dimiliki setiap kepala sekolah, khusus SMK di Pasaman Barat.


Penguasaan sekaligus keterampilan jurnalistik dimaksud, tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya pendidik, rapi dalam rangka pencitraan di tengah publik. Selain itu, untuk efektivitas komunikasi dan literasi bagi warga

sekolah, termasuk siswa. Sehingga citra dan prestasi sekolah dengan peserta didiknya makin meningkat.


Melalui kesepakatan baik dan berharga ini, tambah Desman, dia minta setiap peserta mengikuti kegiatan ini dengan maksimal. Jika ada di antara peserta kurang puas dengan ilmu yang ada, lengkapi  diskusi.


Ketua AKJII Pasaman Barat, Indones, katakan, di ara perkembangan zaman, dan kian maju teknologi informasi saat ini, berbagai informasi positif dan berita miring, malah hoax terus muncul. Jika tidak hati-hati, bisa merusak persaudaraan dan persatuan.


Berikut alasan mengapa pengetahuan jurnalistik penting dan krusial bagi kepala sekolah, Satu.

Publikasi sekaligus pencitraan sekolah atau Branding, Dua. Kepala sekolah dituntut mampu mengelola website sekolah, Tiga. Menulis berita atau laporan kegiatan, selanjutnya mempublikasikannya.


Empat. Kemampuan jurnalistik membantu kepala sekolah menjadi khalayak aktif yang bisa mengkritisi terpaan media massa. Sehingga, tidak mudah goyah oleh berita hoaks atau informasi menyudutkan. Lima. Kepala sekolah memahami jurnalistik dan mendorong agar kegiatan jurnalistik dijadikan kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa. Sehingga peserta didik, bisa membuat karya jurnalistik, seperti berita, opini, artikel dan karya jurnalistik yang lain. (gmz)


Komentar

Tampilkan

Terkini