![]() |
| Ketua Frrwana, Endang, juga Walinagari Katiagan |
Pasaman Barat, smartsumbar.com, - Kian mengganasnya aksi buaya di beberapa lokasi di Pasaman Barat. Forum Wali Nagari (Forwana) setempat, akhirnya angkat bicara dan desak pemerintah daerah (Pemda) bersama jajaran segera ambil langkah nyata sebelum korban berjatuhan.
Ketua Forwana Pasaman Barat, juga Walinagari Katiagan, Kecamatan Kinali, Endang Putra, katakan, pihaknya sampaikan permohonan terbuka kepada Ketua DPRD Pasaman Barat, Bupati, Kapolres, Dandim 0305/Pasaman, Kejaksaan Negeri dan pihak terkait segera duduk bersama, mencari solusi atas semakin meningkatnya ancaman buaya di daerah ini.
Menurut Endang, warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai dan pesisir kini hidup dalam ketakutan. Pasalnya, serangan buaya tidak lagi menjadi kejadian langka, melainkan telah berulang kali terjadi dan merenggut nyawa masyarakat yang mencari nafkah di sungai.
"Sudah terlalu banyak warga yang menjadi korban. Bahkan sudah ada anak-anak yang kehilangan ayahnya karena diterkam buaya saat mencari lokan untuk menghidupi keluarga. Sampai kapan kondisi ini dibiarkan", katanya.
Sebagian besar warga, khususnya Nagari Katiagan setiap harinya menggantungkan hidup sebagai pencari lokan dan hasil sungai lainnya. Namun aktivitas yang menjadi sumber ekonomi keluarga tersebut kini berubah menjadi pekerjaan yang penuh risiko.
Lebih memprihatinkan lagi, kata Endang, berbagai laporan terkait kemunculan dan serangan buaya selama ini telah disampaikan kepada pihak terkait. Namun hingga kini belum ada kebijakan konkret yang mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat.
"Kami selalu melaporkan setiap kejadian. Kami diarahkan menghubungi BKSDA. Setelah kami surati dan koordinasi dengan BKSDA, ternyata juga belum ada solusi yang bisa menyelesaikan persoalan ini. Lalu masyarakat harus mengadu ke mana lagi?" katanya.
Sebagai bentuk ikhtiar mencari jalan keluar, Forwana mengajukan sejumlah usulan strategis kepada pemerintah daerah, di antaranya meminta payung hukum yang jelas, dan regulasi terkait lainnya. Hal ini penting karena buaya merupakan satwa yang dilindungi undang-undang. (gmz)
