-->

Iklan

Gubernur, Mahyeldi dli Pasaman Barat, Isi Tiga Kegiatan

Sabtu, 07 November 2026, Sabtu, November 07, 2026 WIB Last Updated 2026-11-07T03:12:47Z

 



Catatan : GusmizarMantan Sekretaris PWI dan Praktisi Jurnalis di Pasaman Barat
HARI Kamis, 5 November 2026 kemarin, Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi Ansharullah, bersama rombongan, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus mengisi tiga kegiatan di Pasaman Barat. Kehadiran Buya didampingi Wakil Bupati, M. Ihpan, kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan pihak terkait di lingkungan Pemda Pasaman Barat.
Agenda pertama Gubernur, dihadiri Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah VI Sumatera Barat, Efri Saputra, meresahkan gedung baru SMK Negeri 1 Sasak Ranah Pesisir, Pasaman Barat, Kamis (5/11).
 Pembangunan gedung baru SMK Negeri 1 Sasak adalah bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung keberlanjutan proses belajar mengajar melalui relokasi sekolah.
Gubernur, Mahyeldi katakan, relokasi SMKN 1 Sasak Ranah Pesisir, langkah antisipasi terhadap ancaman bencana alam, berpotensi dan mengganggu penyelenggaraan pendidikan. Selain itu, d memperkuat kualitas pendidikan agar mampu menjawab kebutuhan dan tantangan dunia kerja.
Sekolah ini mendapat anggaran khusus karena Pasaman Barat memiliki potensi besar di berbagai sektor, terutama perikanan. Bahkan di tahun 2027 ada program perikanan tematik diharapkan memenuhi kebutuhan daerah," ujar Mahyeldi.
Wakil Bupati, M. Ihpan sampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemerintah  Sumatera Barat terhadap pengembangan pendidikan di Pasaman Barat. Gedung baru dengan fasilitas representatif menjadi motivasi bagi sekolah meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing lulusan.
"Kita bangga dengan gedung baru SMKN 1 Sasak Ranah Pesisir selesai dikerjakan. Pemda Pasaman Barat komit mendukung kemajuan pendidikan dan mengoptimalkan potensi yang ada. Kehadiran dinas terkait juga diharapkan memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pengembangan potensi sekolah," katanya.
Kepala SMKN 1 Sasak Ranah Pasisir, Desman, sampaikan pembangunan gedung baru, didukung anggaran pemerintah pusat Rp3 miliar.untuk fisik tahun 2026, dan bantuan peralatan dari kementerian dengan Rp.4 miliar.
Dengan demikian, total dukungan anggaran untuk pembangunan fisik dan pengadaan peralatan sekolah mencapai sekitar Rp7 miliar. Sehingga kebutuhan fasilitas pendidikan terpenuhi dan kegiatan belajar mengajar optimal.
Agenda Kedua. Gubernur dan rombongan meninjau progres pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang di Kecamatan Sungai Beremas.. Peninjauan ini untuk memastikan pembangunan fasilitas pelabuhan berjalan sesuai rencana, serta mendorong dilakukan percepatan pengembangan kawasan itu.
Pembangunan fasilitas darat tersebut merupakan bagian dari  pengembangan pelabuhan Teluk Tapang. Ke depan, pembangunan akan dilanjutkan dengan sejumlah fasilitas pendukung untuk mengoptimalkan fungsi pelabuhan.
“Hari ini kita sengaja meninjau pelabuhan Teluk Tapang. Ke depan, masih ada tahapan pembangunan lanjutan, termasuk sejumlah fasilitas pendukung yang dibutuhkan untuk menunjang operasional pelabuhan,” ujarnya.
Mahyeldi , ingatkan penting memastikan kesiapan lahan seluas 168 hektare di kawasan Teluk Tapang, mencakup upaya perubahan status kawasan yang saat ini masih berstatus Hutan Lindung Produksi (HLP) menjadi Hutan Produksi agar dapat mendukung pengembangan kawasan pelabuhan sesuai ketentuan.
Teluk Tapang memiliki peran strategis mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas konektivitas wilayah, khususnya bagi masyarakat Pasaman Barat. Apalagi, PTPN IV berada tidak jauh dari pelabuhan ini, begitu juga saudara-saudara kita dari Nias yang kini semakin mudah mengakses Pasaman Barat. 
Agenda Ketiga. Buya Mahyeldi Ansharullah bersama rombongan, meninjau pekerjaan normalisasi dinding sungai Batang Saman Masyarakat yang berada  di sepanjang aliran sungai Batang Saman, sampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pelaksanaan proyek pembangunan penahan tebing.
Tokoh masyarakat setempat, Mardianto, mengungkapkan rasa syukur yang luar biasa atas perhatian pemerintah dan gerak cepat pihak pelaksana di lapangan. Menurutnya, rasa waswas yang selama ini menghantui warga perlahan mulai sirna berkat wujud nyata pembangunan tersebut.
“Kami mewakili masyarakat Pasir Tampang mengucapkan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait serta pihak kontraktor. Pembangunan penahan tebing kali ini benar-benar memuaskan; konstruksinya terlihat jauh lebih kokoh, rapi, dan berkualitas tinggi jika dibandingkan dengan pengerjaan sebelumnya,” katanya.
Dulu, katanya, setiap hujan lebat, tidur warga tidak nyenyak karena takut air mengikis tebing dan merobohkan rumah. Sekarang, dengan adanya penahan tebing yang kualitasnya sangat baik ini, kami merasa jauh lebih tenang dan terlindungi.
Menanggapi apresiasi tersebut, pelaksana proyek pembangunan penahan tebing Sungai Batang Pasaman dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi, Hen, menjelaskan bahwa saat ini progres pekerjaan telah mencapai 70 persen. Ia optimis seluruh rangkaian pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal kontrak yang telah ditentukan.. (*)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Berita Kemenag Pasbar

+