-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Berpuasa, Jangan Sekedar Menahan Haus dan Lapar

Kamis, 19 Februari 2026 | Kamis, Februari 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-19T07:53:50Z
iklan

Rali Tasman 

 




Pasaman Barat, smartsumbar com, - Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Rali Tasman, ingatkan setiap ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan kerjanya, agan jangan menjadikan kegiatan puasa, sebatas menahan haus dan lapar.


"Berpuasa, seharusnya bukan sekadar menahan lapar dan haus bagi diri bersangkutan. Tapi ajang latihan spiritual, untuk menahan diri dari segala perbuatan sia-sia, dusta, dan maksiat guna mencapai derajat takwa, kata Rali Tasman, pada tausiyah siang Ramadhan 1447 di mushola kantor itu, Simpang Empat, Kamis (19/2).


Fokus utama puasa dan harus menjadi perhatian setiap umat muslim adalah menjaga lisan, hati, dan pandangan, agar ibadah tidak menjadi hampa, dan tidak hanya mendapatkan lapar dan dahaga. 


Berikut adalah esensi puasa sesungguhnya untuk menghindari puasa yang sia-sia: Menahan diri secara total: Tidak hanya makan/minum, tapi menahan nafsu, perkataan kotor, dusta, fitnah, dan perbuatan sia-sia. Menjaga Lisan dan Hati: Menjaga hati dari penyakit hati dan menjaga lisan dari membicarakan keburukan orang lain


Mengisi waktu dengan meningkatkan ibadah, seperti membaca Al-Qur'an, berdzikir, berderma, dan i'tikaf.

Tujuan Ketakwaan: Puasa difungsikan sebagai latihan untuk mendekatkan diri kepada Allah, bukan hanya sekadar rutinitas. 


Banyak orang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan haus karena tidak menjaga perilaku mereka. Oleh karena itu, tingkatkan kualitas puasa dengan menjaga seluruh anggota tubuh dari hal-hal yang dilarang. (gmz)

iklan

klan ukuran 250px x 250px

×
Berita Terbaru Update