![]() |
| Peserta My. Rubel Competiton di aula Kantor Bupati Pasaman Barat |
Pasaman Barat, smartsumbar.com, - Bimbel (Bimbingan Belajar) My. Rubel (Rumah Belajar) Pasaman Barat, Sabtu (7/2) laksanakan kompetisi antar siswa dan guru berbagai satuan pendidikan se Pasaman Barat di aula kantor bupati, Simpang Empat.
Kegiatan diikuti ratusan siswa bersama guru, mulai tingkat SD/MI (Madrasah Ibtidaiyah) SMP/MTs (Madrasah Tsanawiyah), SMA/SMK/MA (Madrasah Aliyah) dan guru se Pasaman Barat di aula kantor bupati, Simpang Empat, dibuka Bupati, Yulianto.
Bupati, Yulianto, sampaikan, pihaknya mengapresiasi aksi nyata dilaksanakan Bimbel My Rubel Pasaman Barat. Kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Pasaman Barat.
Kompetisi ini, ulasnya, menjadi wadah strategis untuk mengembangkan potensi akademik dan non-akademik generasi muda sekaligus upaya menanamkan nilai kerja keras, kolaborasi, dan sportivitas.
Pemerintah daerah, ingat Yulianto, berkomitmen dengan menyediakan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkembang, baik di bidang pendidikan, seni, literasi, maupun keterampilan lainnya.
“Saya berharap My Rubel Competition dapat menjadi langkah awal dalam mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” tambah Yulianto, menutup sambutannya.
Pengelola Bimbel My Rubel, Lina Syariyenti jelaskan, Bimbel My Rubel merupakan bimbingan belajar dengan konsep rumahan pertama di Pasaman Barat yang telah berdiri sejak 2016 atau sekedar 10 tahun yang lalu.
Bimbel My Rubel, ulas Lina, menyediakan program pendidikan unggulan, mulai dari TK/RA (Raudatul Adfal), SD/MI (Madrasah Ibtidaiyah), SMP/MTs (Madrasah Tsanawiyah), SMA/SMK/MA (Madrasah Aliyah). Basic English, dan program persiapan masuk perguruan tinggi favorit.
“Dengan didukung 15 tenaga pengajar profesional, kreatif, dan berpengalaman, My Rubel telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat kabupaten dan provinsi, serta membina sekitar 160 siswa aktif,” katanya.
Tahun 2026 merupakan pelaksanaan ketiga dengan 21 cabang lomba, meliputi olimpiade bidang studi, literasi puisi, story telling, serta lomba khusus untuk guru dari berbagai jenjang pendidikan. (gmz)
